Sunday, March 11, 2018

Pengurus dan Hari Nasional Dekopi Resmi Dikukuhkan

Ditulis oleh: Redaksi kepriaktual.com     Sunday, March 11, 2018    

Fhoto Bersama Menteri Pertanian dan Pengurus Dekopi
NASIONAL KEPRIAKTUAL.COM: Menteri Pertanian Republik Indonesia Amran Sulaiman resmi mengukuhkan Pengurus Dewan Kopi (Dekopi) Indonesia periode 2018-2022 di Intermark Convention Hall, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (11/3-2018).

Selain pengukuhan pengurus Dekopi, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman juga mengelar pencanangan Hari Kopi Nasional pertama yang akan dilaksanakan di tahun-tahun mendatang setiap tanggal  11 Maret.

"Saya mengukuhkan Pengurus Dewan Kopi Indonesia periode 2018-2022," kata Menteri Pertanian, Amran. 

Sebelum pengukuhan, juga dibacakan ikrar dewan kopi yang diikuti oleh seluruh pengurus Dewan Kopi Indonesia. “Tentu ini hari yang bersejarah di Indonesia. Pengukuhan pengurus ini sendiri langsung ditetapkan menjadi Hari Kopi Nasional,” ujar Amran.

Anton Apriyantono selaku Ketua Umum Dekopi menyambut baik dan menegaskan bahwa pengukuhan pengurus Dekopi akan menjadi tonggak sejarah bangkitnya perkopian Indonesia.

“Kita dulu pernah berjaya, tapi kini kita telah disalip oleh murid kita sendiri, yakni Vietnam” ujar Anton, yang sebelumnya pernah menjabat Menteri Pertanian di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Mengenai penetapan Hari Kopi Nasional sendiri, Anton menjelaskan bahwa momentum pengukuhan pengurus Dekopi yang pertama tercatat menjadi sejarah. Karena itu setiap 11 Maret akan dicanangkan sebagai Hari Kopi Nasional.

“Kita canangkan hari ini sebagai hari kopi Indonesia.  Soal lainnya nanti akan menunggu pemerintah. yang pasti jangan sampai hari kopi kita sama dengan hari kopi internasional” ungkapnya.

Anton menyampaikan bahwa banyak pihak yang berjasa dalam mempersiapkan Dewan Kopi Indonesia. Menurutnya Dekopi  akan menjadi partner yang baik bagi pemerintah dan swasta. Bagi pemerintah Dekopi akan mengidentifikasi persoalan kopi, regulasi, standar, dan program  sehingga pemerintah mendapat masukan yang baik untuk perbaikan sistem perkopian Indonesia.

“Intinya bahwa bagaimanan mensejahterakan pelaku usaha kopi khususnya petani. Untuk itulah kita secara bersama akan menerapkan sistem yang memberikan kesejahteraan bagi pelaku kopi Indonesai dari hulu sampai ke hilir” urai mantan Menteri dalam kabinet Indonesia Bersatu itu.

Ia menambahkan, pihaknya juga mendapat amanah dan tantangan dari Menteri Pertanian agar segera bergerak dan menjalankan program Dekopi.

“Ini tadi kita di gesa untuk segera melaksanakan program. Bahkan tadi kata pak Menteri kalau perlu bulan April, program sudah bisa dijalankan,” tutupnya. 


Sumber: Celebesnews.id

0 comments :